Buat Alumni Kelas 9, STC itu..

Standar

              Buat sebagian penghuni Satic, Satic memang sudah seperti rumah kedua. Bayangkan hampir 80% hari dari tiga tahun dihabiskan di sekolah. Entah untuk belajar, bermain, ataupun sekadar membersihkan lapangan. Kenangan-kenangan di Satic tidak akan bisa dilupakan begitu saja. Mulai kenangan-kenangan tentang guru-gurunya yang gaul sampai kenangan-kenangan buruk yang memalukan. Di Sang Timur pula mereka menemukan banyak orang-orang yang bermakna, baik dari sahabat dekat hingga kekasih hati. Mengalami kejadian-kejadian dari kejadian nista yang menusuk rasa sampai kejadian yang membuat diri berbunga-bunga.

“Satic itu hebat!” ujar Fernandita (9c) ketika ditanya kemarin (14/6). “Di sana gue menemukan sahabat sehidup semati gue, dan di STC juga gue bisa merasakan jatuh bangunnya mengejar cinta.”

Gue mengalami banyak banget kejadian menyenangkan. Soalnya anak-anak STC pada gila. Gila! Gue harap Satic tetap keep rockin’. Habis guru-gurunya itu pada khas. Tidak terlupakan. Gue juga bisa dapat pacar di sini hehe.” aku Vanya (9c), senyum kecil tersungging di bibirnya. Sama halnya dengan pendapat Ronald (9a) dan Levi (9a), kalau Satic itu asik. “Yaa, meskipun memang kadang bikin boring. Haha.” tambah Levi. “Di Satic saya juga bisa ketemu dengan beberapa teman yang pikirannya sejalan sama saya. Bisa ketemu sahabat-sahabat baik.” ujar Novandry (9a), salah satu mantan seksi dokumentasi OSIS Sang Timur.

Beberapa kenangan yang didapat dari guru-guru Sang Timur tak lain kemauan mereka untuk bergaul dengan anak-anak. “Saya bangga bisa diasuh sama Bapak Filipus, karena dari tahun ketahun beliau selalu berhasil meluluskan anak-anaknya 100%.” ungkap Willyam (9b).

Sang Timur juga banyak memenangkan perlombaan, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. “Seru! Tiga tahun yang berlalu terasa menyenangkan, karena saya cuma senang-senang di sini, hahaha. Sebenarnya sih basket Satic itu biasa aja, tapi anak-anaknya berpotensi dan mereka juga seru. Saya sebagai kapten berpendapat bahwa teamwork mereka bagus.” Ujar sang kapten basket yang telah kerap kali membawa Sang Timur menuju kemenangan, Maksimillianus Kevin Chiu (9b).

Di bidang akademik mereka juga sempat meraih prestasi yang bagus. Contohnya, Vincentius Adi (9c) yang mendapatkan nilai terbaik dalam ujian praktek TIK. “STC keren. Gue inget dulu gue dimarahin guru komputer, disuruh push up, tapi toh berguna. Banyak pelajaran yang terlupakan. Buktinya saya bisa berhasil sekarang. STC tidak hanya mengajarkan nilai-nilai di atas kertas, tapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang tak tergantikan.”

Kegiatan-kegiatan yang telah berlangsung selama inipun tentunya tak luput dari dukungan mantan ketua OSIS Sang Timur, yaitu Petrus Finsensio Musacarlos (9b). “Kadang-kadang bikin kesal kalau anak-anaknya berisik, cuma ya namanya tanggung jawab harus dijalani meskipun berat.” adapula tanggapan lain dari wakil ketua OSIS nya. “Pengalamannya dari pahit sampai menyenangkan ada semua. Seru kok.” tutur Klaudia (9b).

Tak lupa, mereka juga meninggalkan pesan-pesan. Ada yang untuk sekolah, seperti saran Levi:“Pengajarannya lebih atraktif lagi, biar anak-anak tidak suntuk!” dan ada juga yang meninggalkan pesan untuk adik-adik kelasnya. “Kalau disuruh guru, terima saja apa adanya. Maksud mereka baik kok.” saran Fernandita. Adapula pesan lain dari Novandry, “Selamat tempur buat angkatan berikutnya ya, hahaha.” kelas 9 memang berat, tapi kalau angkatan 13 saja bisa melewatinya dengan gembira hingga berhasil lulus 100%, kenapa angkatan berikutnya tidak bisa? ()

 

postingan ini gue buat biar semua anak-anak stc 13 yang udah gue wawancarain bisa baca hasil artikelnya. sori kalau ga memuaskan, sori kalau ada kata-kata yang gue edit, sori kalau ada yang uda bicara panjang lebar tapi gak gue cantumin semuanya (terutama buat Abang Gossip :p).  yaa jelek maupun gak bagus, terima aja ya gan. ini hasil buah pemikiran antara gue sama rekan gue, Dana Priscilaa (tengs ya buat bantuannya gan!). gue inget waktu gue bikin artikel ini di rumah Dana anjir rusuh abis. bingung mau wawancara siapa, akhirnya kepilihlah anak-anak di atas yang kami anggap berpotensi (caelah adek kelas belagu). gue inget waktu gue ama Dana ngerusuin si Yanto, jawaban-jawaban Chiu yang singkat padat jelas, nguberin jawaban mantan Ketos yang sekarang jadi presiden Carlos, nungguin jawaban Abang Gossip ampe lamaaaaa banget, dan lain lain. pokoknya makasih buat mereka yang uda ngasi gue ama Dana jawaban. tengs buat Yanto, Chiu, Carlobama, Lepian, Vanya, Tewe, Novan, Willoy, Klaudia, sama Rjp \m/ sukses di SMA bro and sis!

Tertanda dengan penuh rasa cinta kasih yang setinggi monas,

GUE (Genoveva Ueki)~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s