kisah penyalipan

Standar

Gue mau nyeritain suatu peristiwa nyesek. ini pengalaman pribadi gue.
waktu itu, gue lagi antri buat daftar ulang seminar di-suatu-tempat-yang-gue-samarkan-untuk-kebaikan. antriannya panjaaaang. gue ngantri agak ke belakang-belakang gitu, deket pintu. di belakang gua juga ada orang orang lagi antri, tapi antriannya ini rada acakadut. But at least, gue masi bisa liat barisan antrian gue. gue tau gue ngantri dimana. nah, dari pintu tiba2 masuk seorang nenek nenek cina gaul. rambutnya putih pendek diblow diblow gimana gitu. bajunya motif bunga-bunga kain. nuansa dia adalah kuning n̶g̶a̶m̶b̶a̶n̶g̶ emas. dia nenteng tas tangan yang glamour banget. dan disamping dia, adalah cucunya, cowok gempal dan pendek. masih kecil. Dengan sok kuasa dan sok pentingnya dia nyalip antrian gue. Persis di depan gue, dengan gampangnya dia ngomong ke cucunya “heh, heh, baris disini ya!” OHMY, gue sama orang di belakang gue dianggap apa meeen!?

Gue nahan emosi. Maklum, lawan gue kan nenek nenek gaul yang tampaknya nyolot. Tapi booy, gue ga rela disalip gini. Gue antri uda lamaa. Dia baru dateng langsung ke depan. Ga bisa ini. Gue terus nyoba2 nyempil ke depan si-anak-laki-tampang-innocent-ini pas si nenek cina lagi berseru2 sok penting ke seorang kakek cina panitia seminar.

“Gua titip cucu gua ya! Ni, jaga dia!”

Nenek-nenek yang gaul dan sok penting. Sumpah, ini ga direkayasa. Terus dia bilang lagi ke cucunya dengan gaya memaksa, mau cepat, dan sokpenting “Nanti kamu sama dia, ya. Hati-hati”

Btw, gue bakal kena karma orang tua ga ya nulis beginian?

Gue lalu hampir berhasil nyempil ke depan si cucu waktu barisan berombak. Gara2 seminar uda mau mulai, orang mulai desak2an. Barisannya ga beraturan lagi. Terus napa gue susa paya nyempil tadi? Sekarang semua orang udah di depan sesuka hatinya. Dimanakah tatibmu, rakyat Indonesia? ¬_¬

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s