labiliter

Standar

Apa itu labiliter? Labiliter adalah kata keren dari remaja-remaja labil. Ingat, remaja. Kali ini gue mau ngebahas soal “labil” karena gue prihatin dg para labiliter indonesia. Secara teknis, gue juga membicarakan diri gue sendiri disini.

Ada dua macam labiliter,
1. Labiliter Akut
2. Labiliter relatif.

Apa itu labiliter akut? Labiliter akut adalah para penderita labil tingkat stadium akhir. Biasanya si penderita suka melebay-lebaykan penderitaan yang dia alami. Suka mengalaykan diri, egois, dan beranggapan bahwa dunia harus tau penderitaan dia.

Melebay lebaykan, contohnya, hanya gara2 masalah cinta, sampe mau bunuh diri segala, terus ngancem2 temen2nya dia mau mati, silet2 badan (dikira dia mau debuz?), lalu caper di dunia maya.

Mereka merasa merekalah yg paling menderita di dunia ini. Mereka ingin semua orang tau kepahitan hidup mereka. Padahal gak pahit2 amat dan buat orang lain itu gak penting! Oke, curhat itu biasa. Daripada semua dipendam sendiri, curhat bukanlah masalah. Tapi, curhatnya cukup simpel aja. Gausa diumbar-umbar sampe ke rakyat jelata lain yg tak bersangkutan.

Contoh: http://m.kaskus.us/thread/8426421 (pengalaman Bang Alit)

Ga abis pikir sama labiliter kayak begini. Nyilet badan juga buat apa coba? Apa efeknya!? Sadar nak, sadar, tak ada gunanya. Adalagi yg suka mengalaykan diri. Misalnya dengan mengedit foto siluet dia nunjuk2 langit (gua gatau dia nunjuk apaan), terus di sudut kecil foto itu bakal ditulis beberapa hal menyentuh hati. Kayak “aku cuma sendiri.” Atau “aku lelah dengan hidup ini.” Padahal dia cuma ditinggal pergi atau upilnya ga segede biasanya. #jiji

Kadang mereka juga suka updates status caper, “aQ gQ Quat cndiRi” misalnya. Atau “duniaa gUgH aDiL xma Quw.” Kadang lagi, “gG dhA xg nGerTiiN aQu”. Persamaan nya adalah : mereka merasa dijahanamkan dan umumnya memakai bahasa non-publik. Tak jarang juga yang suka ganti2 username tiap berapa jam sekali tergantung mood. AnDiEn bRuw pUtuZ, Dika CyAnK Dy, atau aQ sKidd HaTi.

Labiliter relatif adalah mereka yg labil, tapi gak lebay. Mungkin mereka ngeluh2 di jejaring sosial, marah karena hal2 tidak penting, tapi somehow, mereka gak separah labiliter akut. ()

NB: buat labiliter, abis baca ini, jangan dendem ama gua atau komen “QmU cM gtW pnDritaAn Qw!” yaa, #nooffense :p

Genochin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s